Friday, June 26, 2009
Thursday, June 25, 2009
tuhan punya bermacam cara dalam memberi ujian
cuma saja aku ini terlalu
tuli untuk mendengar pesannya
buta untuk melihat keagungannya
bisu untuk memuji kekayaannya
tuhan punya bermacam cara dalam memberi peringatan
cuma saja aku ini masih
mau tidur atas tilam empuk di seluruh malam
mau duduk atas alas dunia pada setiap siang
mau menari dengan langkah pincang di lantai kejahilan
tuhan punya bermacam cara dalam memberi keampunan
cuma saja aku ini
manusia paling sombong
manusia paling lalai
manusia paling dungu
manusia paling berlebihan
manusia paling kotor
manusia paling tamak
manusia yang paling suka berpaling dari Dia
dengan kebesaran mu aku mohon ampun
dengan limpahan rahmat mu aku mohon berkah
dengan kelembutan mu aku mohon redha
dengan kasih mu aku mohon cinta
cuma saja aku ini terlalu
tuli untuk mendengar pesannya
buta untuk melihat keagungannya
bisu untuk memuji kekayaannya
tuhan punya bermacam cara dalam memberi peringatan
cuma saja aku ini masih
mau tidur atas tilam empuk di seluruh malam
mau duduk atas alas dunia pada setiap siang
mau menari dengan langkah pincang di lantai kejahilan
tuhan punya bermacam cara dalam memberi keampunan
cuma saja aku ini
manusia paling sombong
manusia paling lalai
manusia paling dungu
manusia paling berlebihan
manusia paling kotor
manusia paling tamak
manusia yang paling suka berpaling dari Dia
dengan kebesaran mu aku mohon ampun
dengan limpahan rahmat mu aku mohon berkah
dengan kelembutan mu aku mohon redha
dengan kasih mu aku mohon cinta
Friday, May 22, 2009
Wednesday, May 20, 2009
Tuesday, May 12, 2009
Wednesday, February 11, 2009
ini tentang mimpi.
beberapa malam lepas, saya bermimpi tentang satu peristiwa yang sudah lebih 21 tahun terjadi. tema yang sama, cuma watak dan masa diadaptasi mengikut edisi saya.
saya selalu terfikir, bagaimana kehidupan kami jika dia masih ada?
ini tentang mimpi.
saya, abang2 dan mama berdiri di hadapan sekujur manusia yang ditutupi kain.
saya selak kain itu.
dan yang saya lihat bahagian2 manusia yang dikumpulkan.
yang saya lihat daging2 manusia yang hancur.
bangun dari tidur
saya buat rumusan sendiri
ini mimpi yang jawab soalan saya
kalau abah masih ada
kalau dia tidak mati di landasan keretapi
kalau dia masih di sini bukan digilis keretapi
dia masih akan pergi
dia masih tetap pergi dengan fitrah yang sama
tema yang kekal sama
seperti mimpi saya
hancur dan berselerakan
cuma saja di dalam mimpi
saya seorang dewasa
tapi yang pergi tetap pergi
yang terjadi tetap terjadi
dia memang telah lama mati
digilis keretapi
dengan tubuh yang hancur
seperti mimpi saya
sama seperti mimpi saya
aduh...kan tuhan dah pesan, maut datang tidak cepat walau sesaat, tidak lewat walau sesaat.
aduh..lupa lagi.
beberapa malam lepas, saya bermimpi tentang satu peristiwa yang sudah lebih 21 tahun terjadi. tema yang sama, cuma watak dan masa diadaptasi mengikut edisi saya.
saya selalu terfikir, bagaimana kehidupan kami jika dia masih ada?
ini tentang mimpi.
saya, abang2 dan mama berdiri di hadapan sekujur manusia yang ditutupi kain.
saya selak kain itu.
dan yang saya lihat bahagian2 manusia yang dikumpulkan.
yang saya lihat daging2 manusia yang hancur.
bangun dari tidur
saya buat rumusan sendiri
ini mimpi yang jawab soalan saya
kalau abah masih ada
kalau dia tidak mati di landasan keretapi
kalau dia masih di sini bukan digilis keretapi
dia masih akan pergi
dia masih tetap pergi dengan fitrah yang sama
tema yang kekal sama
seperti mimpi saya
hancur dan berselerakan
cuma saja di dalam mimpi
saya seorang dewasa
tapi yang pergi tetap pergi
yang terjadi tetap terjadi
dia memang telah lama mati
digilis keretapi
dengan tubuh yang hancur
seperti mimpi saya
sama seperti mimpi saya
aduh...kan tuhan dah pesan, maut datang tidak cepat walau sesaat, tidak lewat walau sesaat.
aduh..lupa lagi.
Subscribe to:
Posts (Atom)